(Sumber: Bursa Saham Dunia Anjlog,Kompas 22-1-2008)
Selasa,27 Februari 2007
Indeks Dow
Jones jatuh 3,3 % atau 416 poin.
Indeks Dow
Jones turun cukup tajam akibat pernyataan mantan Gubernur Bank Sentral Amerika
Serikat(The Federal Reserve Bank) Alan Greenspan,yang menyadarkan pasar adanya
ancaman perlambatan ekonomi di negara tersebut.
“Greenspan
menyatakan bisa terjadi resesi ekonomi di AS akibat angka inflasi yang semakin
tinggi,serta terjadinya perlambatan ekonomi.Indeks Dow Jones juga turun karena
rata-rata pertumbuhan keuntungan bersih perusahaan terbuka di AS cenderung
stagnan”.
(Sumber;rontoknya bursa regional Cuma
sesaat,kompas 1-3-2007)
Dow
Jones/DJI,pembukaan 12.597,81;penutupan 12.216,96
Diikuti
jatuhnya pasar modal China
.Pemerintah China melihat
banyak dana spekulatif yang masuk pasar saham.Dana-dana spekulatif ini
dikhawatirkan bisa memicu revaluasi terhadap yuan.Hal ini sangat tidak disukai
Pemerintah China,sehingga
memutuskan untuk intervensi pasar.
SSEC (China)
pembukaan 3.047,915;penutupan 2.773,947
SSEC (China)Pembukaan 2.741,803 ;Penutupan 2.881,935
Indeks harga
saham utama China
mengalami pemulihan kembali hampir 4 persen pada hari Rabu 28/2/2007,pulih
lebih dari sepertiga jumlah penurunan hari Selasa 27/2/2007 yang merupakan
kejatuhan paling besar pada dekade ini.
Selanjutnya,penurunan
indeks di bursa China
dan AS memang membawa pengaruh penurunan di bursa Eropa dan Negara Asia
lainnya.
Saham
rata-rata Nikkei merosot 3 %
N225,Pembukaan
12.597,81;Penutupan 12.216,96
N225,Pembukaan
Rabu 28/2/2007 17.843,61 ; Penutupan 17.604,12
FTSE 100 jatuh 116,1 poin atau 1,85%.
Pembukaan
6.414,4 ;Penutupan 6.295,9;
Pembukaan
28/2/2007-Rabu 6.221,8
Sementara
pasar saham Meksiko juga jatuh 4 %.
BURSA
Effek Jakarta
Penurunan
indeks regional inilah yang membuat terjadinya koreksi terhadap IHSG
kemarin.Pada penutupan perdagangan,IHSG turun 23,037 poin atau 1,31 persen pada
level 1.740,971
(Sumber:Rontoknya Bursa Regional Cuma
Sesaat,Kompas 1-3-2007 &
Bursa Saham Dunia Anjlog,Kompas 22-1-2008)
(Sumber:Pelaku
Pasar;Soros:Atur Ketat Pasar Uang Global,Kompas 27-1-2008)
12 Maret 2007
Perusahaan
AS(New Century Mortgage
Corporation) bangkrut
18 Juli 2007
Perusahaan Hedge Fund-Two Bear Stearns Co,bangkrut
3 Agustus 2007
Perusahaan pemberi pinjaman Kredit terbesar perumahan
AS(American Home Mortgage) bangkrut
9 Agustus 2007
Bank Sentral Eropa menyuntik dana 130 miliar dollar AS ke system perbankan untuk meredam
gejolak bursa saham.
Perusahaan
AS – Countrywide Financial
Co,juga membiayai perumahan,kekurangan dana.
(Sumber:Pelaku
Pasar;Soros:Atur Ketat Pasar Uang Global,Kompas 27-1-2008)
Senin 22 Oktober 2007
BLACK MONDAY Part II…
Pasar Saham
Berantakan demikian headline di Harian Kompas.
Pasar sham
sedunia kembali mengalami tekanan jual besar-besaran.Semua indeks harga saham
rontok karena pelaku pasar pesimistis terhadap prospek negative ekonomi Amerika
Serikat.
Persoalan
kredit,pasar perumahan masih menyisakan kekhawatiran investor di AS,terutama
setelah keluarnya laporan keuangan emiten yang dinilai mengecewakan oleh para
investor.
Keruntuhan
pasar saham diseluruh dunia merupakan respon terhadap kejatuhan indeks Dow
Jones Industrial Average sampai 2,64 persen,Jum at pekan lalu.
Ketika perdagangan dibuka hari Senis (22-10) waktu
setempat atau Senin malam waktu Jakarta,harga saham di bursa Amerika Serikat
yang dikenal dengan sebutan Wall Street masih turun meski tekanan jual mulai
mereda.
Penrunan
harga minyak dunia ke level 87,55 dollar AS per barrel untuk minyak light sweet
kontrak November tidak berhasil mengangkat pasar.
Indeks Hang
Seng Hongkong kemarin turun 3,7 persen terbesar sejak April 2000
Di pasar
Eropa beberapa indeks acuan seperti FTSE London ditutup turun 1,05 persen.
Wall Street
terus mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan kemarin karena sentiment
negative dalam suasana pelaku pasar memperingati kejatuhan bursa 20 tahun lalu
yang dikenal dengan “Black Monday”( Part
I).
Kondisi
Bursa Saham diberbagai belahan dunia:
Tokyo-Nikkei turun 2,24
(%)
Hongkong
Hang Seng turun 3,70
Sydney-S4P/ASX
200 turun
1,92
Kolombo-semua
saham turun 0,47
Kuala
Lumpur-KLCI turun 1,41
Manila-PSE turun
3,98
Seoul-Kospi turun 3,36
Shanghai-Composite turun
2,59
Singapura-Straits
Times turun
2,81
Taipei indeks
turun 2,61
Vietnam-VN
Indeks turun 1,03
Indonesia-IHSG turun 4,31
Indonesia-Kompas100
turun 4,52
Indonesia-LQ45 turun
4,91
Dana Moneter
International(IMF) pekan lalu menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi global
dari 5,2 persen menjadi 4,8 persen,walaupun pertumbuhan tahun ini tetap seperti
semula,5,2 persen.
Saham
unggulan yang dinilai mengalami penurunan prospek sampai akhir tahun dibuang
investor.”Mereka memburu portfolio lain yang lebih aman,seperti oblogasi
pemerintah AS,karena melihat prospek pertumbuhannya membaik”kata Kazuhiro
Takahashi,kepala Analis Saham Daiwa Securities SMBC.
(Sumber:Pasar Saham Berantakan,Kompas
23-10-2007)
24 Oktober 2007
Merrill
Lynch & Co merugi 23 milyar dollar AS,pertama kali dalam 6 tahun terakhir
(Sumber:Pelaku
Pasar;Soros:Atur Ketat Pasar Uang Global,Kompas 27-1-2008)
14 November 2007
HSBC rugi
3,7 milliar dollar AS,kuartal III,2007
(Sumber:Pelaku
Pasar;Soros:Atur Ketat Pasar Uang Global,Kompas 27-1-2008)
12 Desember 2007
FED dan
beberapa Bank Santral dunia bertindak untuk mengatasi gejolak pasar uang dengan
menyuntikkan dana.



















No comments:
Post a Comment