Friday, May 23, 2008

CRASH 2007-BLACK MONDAY PART II 22 OKTOBER 2007



Crash 2007
             (Sumber: Bursa Saham Dunia Anjlog,Kompas 22-1-2008)

Selasa,27 Februari 2007
Indeks Dow Jones jatuh 3,3 % atau 416 poin.
Indeks Dow Jones turun cukup tajam akibat pernyataan mantan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat(The Federal Reserve Bank) Alan Greenspan,yang menyadarkan pasar adanya ancaman perlambatan ekonomi di negara tersebut.
“Greenspan menyatakan bisa terjadi resesi ekonomi di AS akibat angka inflasi yang semakin tinggi,serta terjadinya perlambatan ekonomi.Indeks Dow Jones juga turun karena rata-rata pertumbuhan keuntungan bersih perusahaan terbuka di AS cenderung stagnan”.
(Sumber;rontoknya bursa regional Cuma sesaat,kompas 1-3-2007)

Dow Jones/DJI,pembukaan 12.597,81;penutupan 12.216,96
Diikuti jatuhnya pasar modal China .Pemerintah China melihat banyak dana spekulatif yang masuk pasar saham.Dana-dana spekulatif ini dikhawatirkan bisa memicu revaluasi terhadap yuan.Hal ini sangat tidak disukai Pemerintah China,sehingga memutuskan untuk intervensi pasar.
SSEC (China) pembukaan   3.047,915;penutupan 2.773,947
SSEC (China)Pembukaan   2.741,803 ;Penutupan 2.881,935
Indeks harga saham utama China mengalami pemulihan kembali hampir 4 persen pada hari Rabu 28/2/2007,pulih lebih dari sepertiga jumlah penurunan hari Selasa 27/2/2007 yang merupakan kejatuhan paling besar pada dekade ini.

Selanjutnya,penurunan indeks di bursa China dan AS memang membawa pengaruh penurunan di bursa Eropa dan Negara Asia lainnya.
Saham rata-rata Nikkei merosot 3 %
N225,Pembukaan 12.597,81;Penutupan 12.216,96
N225,Pembukaan Rabu 28/2/2007 17.843,61 ; Penutupan 17.604,12

 FTSE 100 jatuh 116,1 poin atau 1,85%.
Pembukaan 6.414,4 ;Penutupan 6.295,9;
Pembukaan 28/2/2007-Rabu 6.221,8

Sementara pasar saham Meksiko juga jatuh 4 %.


BURSA Effek Jakarta
Penurunan indeks regional inilah yang membuat terjadinya koreksi terhadap IHSG kemarin.Pada penutupan perdagangan,IHSG turun 23,037 poin atau 1,31 persen pada level 1.740,971

(Sumber:Rontoknya Bursa Regional Cuma Sesaat,Kompas 1-3-2007 &
             Bursa Saham Dunia Anjlog,Kompas 22-1-2008)
(Sumber:Pelaku Pasar;Soros:Atur Ketat Pasar Uang Global,Kompas 27-1-2008)

12 Maret 2007
Perusahaan AS(New Century Mortgage Corporation) bangkrut
18 Juli 2007
Perusahaan Hedge Fund-Two Bear Stearns Co,bangkrut
3 Agustus 2007
Perusahaan pemberi pinjaman Kredit terbesar perumahan AS(American Home Mortgage) bangkrut
9 Agustus 2007
Bank Sentral Eropa menyuntik dana 130 miliar  dollar AS ke system perbankan untuk meredam gejolak bursa saham.
Perusahaan AS – Countrywide Financial Co,juga membiayai perumahan,kekurangan dana.
(Sumber:Pelaku Pasar;Soros:Atur Ketat Pasar Uang Global,Kompas 27-1-2008)

Senin 22 Oktober 2007
BLACK MONDAY Part II…
Pasar Saham Berantakan demikian headline di Harian Kompas.
Pasar sham sedunia kembali mengalami tekanan jual besar-besaran.Semua indeks harga saham rontok karena pelaku pasar pesimistis terhadap prospek negative ekonomi Amerika Serikat.
Persoalan kredit,pasar perumahan masih menyisakan kekhawatiran investor di AS,terutama setelah keluarnya laporan keuangan emiten yang dinilai mengecewakan oleh para investor.

Keruntuhan pasar saham diseluruh dunia merupakan respon terhadap kejatuhan indeks Dow Jones Industrial Average sampai 2,64 persen,Jum at pekan lalu.
Ketika  perdagangan dibuka hari Senis (22-10) waktu setempat atau Senin malam waktu Jakarta,harga saham di bursa Amerika Serikat yang dikenal dengan sebutan Wall Street masih turun meski tekanan jual mulai mereda.
Penrunan harga minyak dunia ke level 87,55 dollar AS per barrel untuk minyak light sweet kontrak November tidak berhasil mengangkat pasar.

Indeks Hang Seng Hongkong kemarin turun 3,7 persen terbesar sejak April 2000
Di pasar Eropa beberapa indeks acuan seperti FTSE London ditutup turun 1,05 persen.

Wall Street terus mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan kemarin karena sentiment negative dalam suasana pelaku pasar memperingati kejatuhan bursa 20 tahun lalu yang dikenal dengan “Black Monday”( Part I).

Kondisi Bursa Saham diberbagai belahan dunia:
Tokyo-Nikkei                        turun  2,24  (%)
Hongkong Hang Seng           turun   3,70
Sydney-S4P/ASX 200            turun   1,92
Kolombo-semua saham         turun   0,47
Kuala Lumpur-KLCI               turun   1,41
Manila-PSE                           turun   3,98
Seoul-Kospi                          turun   3,36
Shanghai-Composite             turun   2,59
Singapura-Straits Times         turun   2,81
Taipei indeks                        turun   2,61
Vietnam-VN Indeks               turun   1,03
Indonesia-IHSG               turun   4,31
Indonesia-Kompas100          turun    4,52
Indonesia-LQ45                   turun    4,91

Dana Moneter International(IMF) pekan lalu menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi global dari 5,2 persen menjadi 4,8 persen,walaupun pertumbuhan tahun ini tetap seperti semula,5,2 persen.
Saham unggulan yang dinilai mengalami penurunan prospek sampai akhir tahun dibuang investor.”Mereka memburu portfolio lain yang lebih aman,seperti oblogasi pemerintah AS,karena melihat prospek pertumbuhannya membaik”kata Kazuhiro Takahashi,kepala Analis Saham Daiwa Securities SMBC.
(Sumber:Pasar Saham Berantakan,Kompas 23-10-2007)

24 Oktober 2007
Merrill Lynch & Co merugi 23 milyar dollar AS,pertama kali dalam 6 tahun terakhir
(Sumber:Pelaku Pasar;Soros:Atur Ketat Pasar Uang Global,Kompas 27-1-2008)

14 November 2007
HSBC rugi 3,7 milliar dollar AS,kuartal III,2007
(Sumber:Pelaku Pasar;Soros:Atur Ketat Pasar Uang Global,Kompas 27-1-2008)

12 Desember 2007
FED dan beberapa Bank Santral dunia bertindak untuk mengatasi gejolak pasar uang dengan menyuntikkan dana.
(Sumber:Pelaku Pasar;Soros:Atur Ketat Pasar Uang Global,Kompas 27-1-2008)












 



















Read this doc on Scribd: CRASH 2007

No comments: